Kamis, 26 Juli 2012

~DEATH KISS~ (PART 2)

(RATE : 15th)

"Tsuki, menurutmu aku ini jelek tidak?" tanya Black Star terang-terangan, "kenapa berpikir begitu?" Tsuki membalikkan pertanyaan, "tentu saja tidak, kamu tampan," lanjut Tsuki tulus.
"Menurutmu aku cukup kuat?" tanya Black Star lagi, "tentu saja. Di Shibusen tidak ada yang lebih kuat dari kamu," jawab Tsuki,
"aku sangat mencintaimu Tsuki. Apa tidak ada yang kurang dariku? Tapi entah kenapa, aku selalu merasa ada yang kurang," ujar Black Star.
"Aku juga mencintaimu Black Star kun, jika tidak aku tak akan mau menikah denganmu, iya kan? Dan aku sama sekali tidak pernah menemukan kekurangan dalam dirimu," jawab Tsuki dengan senyumnya. "Terima kasih Tsuki, asihiteru.......cup," ucap Black Star diakhiri oleh ciuman tepat dipipi Tsuki.
***
“Permisi Shinigami-sama, gomenashai kami terlambat. Tadi kami menyapa Kid dan Hana dulu,” ucap Tsuki tulus diikuti bungkukkan badan, “oke...oke, tidak apa-apa,” jawab Shinigami-sama dari dalam cermin kematian. “Oke, semua sudah berkumpul. Jadi saya ingin menyampaikan pemberitahuan,” kata Shinigami-sama dengan muka agak moe.
 “Kenapa anda menyebutkan kata ‘pemberitahuan’ dengan muka aneh seperti itu ?” ucap Mika kaget, “mungkin itu salahsatu yang dilakukan untuk menjadi DeathScythe,” ejek Soul. “Apa tanggung jawab bagi seorang Meister dan Weaponnya?” tanya Shinigami-sama.
“Haik. Untuk mengumpulkan 99 jiwa DemonGod dan juga satu jiwa Witch, untuk menjadi Weapon bagi Shinigami, yaitu DeathScythe,” jawab Mika cepat. “Tepat seeekali~ Tapi, jumlah semua jiwa yang kalian kumpulkan adalah ‘nol’ ,” dan Mika dkk langsung membeku ditempat.
”E....e....nol..??!!!” ucap Mika syok tidak percaya. “Jadi kalian akan mengikuti pelajaran tambahan untuk menambah kekurangan nilai kalian,” lanjut Shinigami-sama. “APA ??!! PELAJARAN TAMBAHAN ??!!!” kata Mika, Tsuki, dan Soul bersamaan, ”yahahahha, paling hanya disuruh melawan semut atau semacamnya,” ujar Black Star dengan santainya lalu disambut oleh Shinigami-sama dengan.............
“SHINIGAMI CHOP !!!” Black Star akhirnya bungkam setelah Shinigami menorehkan tanda merah di dahinya. Blak Star pun hanya sanggup memegangi kepalanya yang berdenyut.
”Kalian pasti masih ingat dengan Sid-sensei, dia menjadi zombi, dan katanya dia akan membuat murid-muridnya merasakan hal yang sama...”kata Shinigami-sama menggantung kalimatnya. “Jadi dia menyerang murid-murid dan menciptakan masalah. Ada seseorang yang yang telah membuat Sid-sensei menjadi zombi, dan yang telah menyebabkan kekacauan ini...” lanjut Shinigami.
“Okay !! Serahkan saja pada kami, Shinigami-sama !” kata Black Star berapi-api. “Jika kalian sampai gagal dipelajaran tambahan ini....Saya tidak segan-segan untuk mengeluarkan kalian,” bisik Shinigami, “DI....DI......DIKELUARKAN ???!!!” Mika, Tsuki, dan Soul syok, “tak masalah. Hanya perlu menyerahkannya padaku!” ujar Black Star semangat.
***
“Daaa.....Kid dan Hana, kami menjalankan tugas dulu~ ” ujar Black Star setelah keluar dari Death Room.
Setelah Mika dan Soul agak jauh dari Black Star, Tsuki, Kid, dan Hana, “Mika, kau ingatkan dengan pembicaraan kita tadi. Aku yang menang,” ujar Soul menampakkan senyum kemenangan memperlihatkan giginya yang runcing, “ingat. Kenapa? Mau nagih sekarang?” tantang Mika, “iya,” jawab Soul.
“Aku ingin kamu menciumku sekarang,” lanjutnya yang langsung membuat Mika menjadi syok, “me...menciummu?! S...Sekarang?!” tanya Mika sekali lagi dan dijawab Soul hanya dengan anggukkan kepala yang mantap, “b...baiklaah...dipipi ya!” kata Mika.
“Eh...no...no...no...,” kata Soul sambil menutup matanya, lalu ia menujuk-nunjuk bibirnya, “minimal dua puluh detik,” lanjut Soul dan Mika merasa ingin segera lari dari tempatnya sekarang.
Dengan sedikit enggan dan keraguan, Mika memajukan badannya sedikit demi sedikit mendekat pada Soul. Dan Mika menutup matanya dan menempelkan bibirnya pada bibir Soul.
Black Star dan Tsuki yang melihat kejadian itu langsung menyipitkan matanya karena tidak menyangka bahwa Mika yang akan melakukan hal itu lebih dulu dari Soul.
Sepuluh detik......lima belas detik......dua puluh detik..... waktu telah berlalu dengan cepat tanpa Mika sadari. Saat Mika membuka matanya lagi ia melihat Soul yang bermuka merah semerah udang rebus. Soul sendiri tak meyangka bahwa Mika akan benar-benar melakukan hal itu. “Kamu kenapa Soul ?” tanya Mika keheranan, “e...e....tidak apa-apa kok,” jawab Soul agak gelagapan.
“Aku hanya tidak menyangka kenapa kamu benar-benar mau melakukannya,” kata Soul terang-terangan, “heh....aku ini kan tidak sepertimu yang ingkar janji. Jadi aku melakukannya walau....” jawab Mika menggantung kalimatnya.
“Walau...?” ulang Soul menanti jawaban, “walau pun sebenarnya dadaku sakit akibat degup jantungku yang terlalu kencang,” jawab Mika jujur, “tapiii.... rasa bibirmu lumayan juga,” lanjut Mika, “NANI !!???” Soul terlihat syok.
***
Kid dan Hana pun akhirnya sadar setelah cukup lama membeku di depan pintu Death Room.. “Hana chan, kalau begitu, sekarang saja kita bertemu dengan ayah,” tanya Kid, “se...sekarang yah? Y...ya sudah, ayo,” jawab Hana gelagapan. “Ayah, apa kabarmu?” tanya Kid, “oh Kid....dan Hana. Kabar ayah baik, ayo duduk. Mari kita melihat Mika dkk melaksanakan pelajaran tambahan,” jawab Shinigami-sama.
“Wah, kursinya cuma ada satu saja. Gimana nih ?” goda Kid yang melirik  istrinya, “e...emm....terserah kamu saja, Kiddo kun. Aku berdiri saja, tak apa-apa,” jawab Hana dengan muka yang mulai memerah, “oke. Kalau begitu ayo kita duduk, Hana chan,” ajak Kid misterius. “Tapi kan kursinya hanya ada satu. Tidak akan cukup, kecuali.......”
GLUK!! Hana baru menyadari keterlambatannya berpikir, Kid terus tersenyum misterius yang membuat bulu tengkuknya meremang. Kid dengan gerakan cepat menggaet pinggang Hana dan mendudukannya dipangkuannya.
“K...Kiddo....kun, a...ak....aku....ka...kamu....,” ucap Hana dengan muka semerah kepiting rebus. “Ssshhh.....,” jawab Kid seraya meletakkan telunjuknya dibibir Hana, dan mengedipkan sebelah matanya dengan ekspresi misterius. Shinigami-sama hanya menatap keduanya dengan senyum bahagia yang tak terlihat.
                                        TBC
Weeee~~ udah ada part 2 nie !! *tebas rambut* bagus gak, ceritanya?? :3 aneh ya? :( Ya udah deh....met baca part 2 ini yow~~ Ku tunggu komen-komennya yak! Ampe ketemu di part selanjutnya~

Para ilmuwan Rumania mulai membentuk beberapa hipotesis.



          Ada satu yang tampaknya lebih menarik daripada yang lain. Seorang insinyur aeronautika, memperkirakan bahwa benda itu mirip dengan kaki sebuah perangkat pendaratan semacam kendaraan terbang, dengan dimensi lebih kecil seperti modul lunar atau probe Viking.
Dalam konfirmasi untuk mendukung teori ini di luar bentuk objek, adalah dua lubang oval, dan goresan di dalamnya di bagian belakang dan sudut, seperti komposisi bahan yang sama, serta komposisi dari aluminium ringan.

Peneliti lain menegaskan bahwa kemungkinan benda itu dibuat di Bumi dan merupakan bagian dari alat.yang kegunaannya belum diketahui.
Pada tahun 1974, di Rumania, 2 kilometer sebelah timur Aiud, sekelompok pekerja di tepi sungai Mures, menemukan tiga benda terkubur di pasir, di sebuah parit sekitar 10 meter dalamnya.

Dua dari objek, dibuktikan sebagai tulang Mastodon, berumur beberapa jutaan tahun, antara periode Miosen dan Pleistosen.

Objek ketiga, blok logam yang memiliki kemiripan dengan kepala palu, dikirim untuk diteliti di lembaga arkeologi Cluj-Napoca.

Setelah diperiksa, obyek ini mempunyai ukuran panjang 20,2 cm, lebar 12,5 cm dan tinggi 7 cm. Dan saat itu juga langsung menyulut perdebatan dalam komunitas ilmiah.
FOTO
Florin Gheorghita, memiliki kesempatan untuk memeriksa laporan, dan analisis dilakukan di bawah arahan Dr.Niederkorn lembaga untuk studi logam dan mineral non-logam (ICPMMN), terletak di Magurele, Rumania, menekankan bahwa benda ini terdiri dari paduan logam yang sangat kompleks.
Gheorghita menegaskan bahwa benda ini terdiri dari paduan 12 elemen yang berbeda, yang telah berhasil dianalisa persentase volumetriknya, yaitu terdiri dari aluminium (89%), tembaga (6,2%), silikon (2,84%), seng (1,81%), timbal (0,41%), tambak (0,33%), zirkonium (0,2 %), kadmium (0,11%), nikel (0,0024%), kobalt (0,0023%), bismut (0,0003%), perak (0,0002%), dan gallium (dalam jumlah jejak) .

Mircea Aries dan Petrus Lab, dua wartawan dan peneliti Rumania, menegaskan bahwa hasil yang sama diperoleh di lembaga penelitian di Lausanne, Swiss.

Fakta bahwa benda logam aneh ini ditemukan bersama-sama dengan fosil yang sangat kuno (tulang mastodon) menyebabkan orang bertanya-tanya dan menimbulkan banyak keanehan.

Aluminium, hanya bisa dihasilkan di lab dan tidak ditemukan bebas di alam, tapi dikombinasikan dengan mineral lain dan hanya dalam 100 tahun terakhir atau lebih, manusia baru bisa memiliki teknologi untuk membuat aluminium.

Selain itu, benda berbentuk "kaki" aneh ini ditutupi dengan lapisan oksida lebih dari satu milimeter, yang menguatkan dugaan bahwa usia benda ini setidaknya ratusan tahun.